Rabu, September 10, 2008
Tank coating
Selasa, September 09, 2008
Penyebab pit corrosion di stainless Steel
Senin, September 08, 2008
PITTING CORROSION (KOROSI SUMURAN)
Minggu, September 07, 2008
Wall Thickness and Corrosion Allowance (CA)
Selasa, September 02, 2008
Corrosion Inhibitor (CI)
Untuk ER probe, yang merupakan kepanjangan dari Electrical Resistance robe, prinsipnya adalah memberikan input-an apabila sensornya terkorosi ehingga akan meningkatkan resistansinya (R=rho*(L/A)) tetapi produsen robe ini menggunakan istilah division untuk menunjukkan berapa besar ire sensornya terkorosi. Division ini kemudian di-konvert menjadi metal oss yang pada akhirnya diolah oleh software (disediakan oleh anufacturer juga!) menjadi corrosion rate. Bisa dilihat di website2 ara manufacturer seperti Cormon, Rohrback Cosasco, Metal Samples, atau ang lokal seperti Korosi Specindo.
Yang terakhir mengenai nilai -0.12 mpy...karena pembacaan pada probe erupa division, maka kadang pembacaan akan naik-turun. Dan apabila embacaan division sebelumnya besar dan sedikit demi-sedikit mengecil, aka akan terbentuk gradien negatif yang oleh sebagian praktisi korosi ukan dianggap failure to read tapi salah satunya adalah menunjukkan eefektifitasan dari CI yang digunakan...Kalo saya sendiri cenderung percaya pada rule of thumb yang diatas tetapi tidak serta merta mengambil kesimpulan tingkat korosifitasnya menurun. Oleh karenanya, probe biasa dipasangkan dengan coupon agar corrosion rate-nya bias diperbandingkan dan dapat juga diketahui jenis korosi yang terjadi.
Metode Menentukan Nilai Corrotion Rate (CR)
Metode yang umum dipakai untuk mendapatkan nilai Corrotion Rate (CR) diantaranya ,
~Mengunakan corrosion coupon yang dipasang dalam suatu system yang terkorosi dalam waktu tertentu kemudian dicabut secara hati2,dibersihkan dan ditimbang sebelum dan sesudah dibawa keluar system. Dari selisih berat yang hilang itu dapat diketahui corrosion rate. Metode ini yang umum digunakan untuk mendapatkan nilai corrosion rate.
~Mengunakan UT dengan mengukur thickness suatu material /pipe dimana dilakukan pengukuran pada point yang critical disuatu tempat yang sama. Dari selisih thickness awal dan thikness akhir yang hilang dapat kita ketahui corrosion rate pada system tsb.
~Teknik Electrical,pada metode ini banyak sekali model dan type yang digunakan untuk mengukur corrosion rate pada suatu system diantaranya ERP (Electrical Resistance Probe) atau sering juga disebut sebagai coupon listrik/corrosometer. Dimana Probe (alat pemeriksa,berupa intrument hambatan listrik) dipasang disuatu system yang terkorosi dan telah terjadi penyesuaian sesuai dengan yang diperhitungkan hingga mencapai titik ekuilibrium dangan lingkungan sekitarnya diantaranya suhu dan kondisi permukaan. Pada waktu yang telah mencapai penyesuaian,intrument akan membaca perubahan hambatan dan menkonversikan besarnya kehilangan logam dengan menghitung kenaikan hambatan pada probe dalam setahun dengan mengunakan factor pengkonversi dan rumus yang dibuat oleh masing2 pabrik. Metode ini masih banyak lagi diantaranya Linear Polarization,Galvanic Probe, dll.